Baca Juga
- Wanita Cenderung Ingin Selingkuh Setelah 6-10 Tahun Menikah
- Dahsyatnya Doa Ibu, Mampu Mengubah Takdir Anak
- Inilah Doa Nabi Sulaiman di Dalam Al-Qur’an Untuk Jadi Kaya dan Murah Rezeki
- Bupati Sidoarjo Pimpin Rapat Penanganan Teroris, Kepala OPD Dilarang Keluar Kota
- INDONESIA CIPTAKAN REKOR ONE SHOOT TWO KILLS AASAM 2018 DI AUSTRALIA
- Rangkul Tokoh Agama Guna Menanggulangi Radikalisme dan Intoleransi
- Surabaya Berduka, 1000 Lilin dari Bonek hingga Mahasiswa untuk Korban Bom Gereja Surabaya
- Panggung Puisi di Sultra Masih Menggelora
Ribuan santri dan kyai penuhi halaman Pondok Pesantren Bahauddin Al Isma'iliyah Ngelom Sepanjang Taman untuk menghantarkan jenazah almarhum KH Sholeh Qosim ke tempat persemayaman terakhir di makam belakang Masjid Bahauddin, Jumat (11/5/2018).
Ribuan pelayat berebutan ingin mengangkat keranda yang membawa jenazah almarhum ke tempat pemakaman. Prosesi pemakaman dipimpin oleh Rois Syuriah NU Sidoarjo KH Rofiq Siradj.
Kata KH Rofiq Siradj, KH Sholeh Qosim seorang figur kyai yang berpengaruh dan disegani oleh semua ulama. Almarhum tenaganya semasa hidup selalu dibuat untuk kemaslahatan ummat. "Beliau selalu rutin mengisi pengajian di berbagai tempat. Ilmu almarhum sangat tinggi dan selalu terlihat tawadlu," katanya.
Almarhum, tambah KH Rofiq Siradj, kyai yang disegani oleh seluruh kyai di Indonesia. Beliau semasa mudanya adalah pejuang Hizbullah dalam membela atau untuk merebut Kemerdekaan RI. "Almarhum kyai yang alim," tutur kyai Kedungcangkring Jabon itu. (isa/kun)